Sei's Blog
|
|
comments (2)
|
“Bu, Bapak kok tidur nggak bangun-bangun, ya!” kata Yana.
“Hah? Masa!” Ibu kaget dan langsung berlari ke kamar melihat bapak.
Di kamar bapak pingsan, di sampingnya tergeletak gelas yang tumpah, tampaknya sebelum tumpah gelas itu berisi larutan hijau dengan serat-serat tanaman.
“Pak…..pak…. bangun, pak!!!”
Ibu ingat, Bapak memang punya riwayat hipertensi dan telah minum obat medis, tapi menurut Bapak masih belum memuaskan, jadi Beliau putuskan untuk memakai obat herbal dalam jumlah yang banyak.
Penggalan kisah di atas, bisa saja terjadi dalam kehidupan nyata. Mengapa hal ini terjadi? Apa hubungannya dengan larutan yang sebelumnya diminum? Berikut kami uraikan hal-hal mengenai efek samping obat herbal.
Beberapa tahun belakangan ini terapi herbal menjadi alternatif penyembuhan penyakit. Kendati berbahan alami, terapi herbal bukan tanpa efek samping.
Dokter yang juga herbalis dari Jakarta, Anton Budiono mengemukakan mengenai obat herbal. Katanya, herbal memang potensial sebagai obat, karena warisan alam ini akan menjadi pilar terapi masa depan. Namun sayang, kekayaan herbal Indonesia belum semuanya teruji kelayakannya sebagai bahan terapi. Juga, karena herbal belum pernah secara khusus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dokter di sini, sehingga masih sulit untuk menstandarisasikannya.
Contoh-contoh penggunaan tanaman obat yang perlu diperhatikan :
- Daun Seledri (Apium graviolens)
Tanaman ini telah terbukti mampu menurunkan tekanan darah, tetapi pada penggunaannya harus berhati-hati karena pada dosis berlebih (over dosis) dapat menurunkan tekanan darah secara drastis sehingga jika penderita tidak tahan dapat menyebabkan shock. Oleh karena itu dianjurkan agar jangan mengkonsumsi lebih dari satu gelas perasan seledri untuk sekali minum.
- Gambir.
Gambir umum digunakan untuk menghentikan diare. Akan tetapi penggunaan lebih dari ukuran satu ibu jari justru bukan hanya menghentikan diare tetapi akan menimbulkan kesulitan buang air besar selama berhari-hari.
- Minyak Jarak (Oleum recini)
Minyak ini biasa digunakan untuk mengobati urus-urus. Akan tetapi jika penggunaannya tidak terukur akan menyebabkan iritasi saluran pencernaan.
- Kecibeling (Strobilantus crispus)
Tanaman ini digunakan untuk mengobati batu ginjal. Akan tetapi jika pemakaian melebihi 2 gram serbuk sekali minum, bisa menimbulkan iritasi saluran kemih. Selain itu, pada beberapa pasien yang mengonsumsi kecibeling untuk mengobati sakit batu ginjal, ternyata ditemukan adanya sel-sel darah merah dengan jumlah melebihi batas normal pada urinenya. Kemungkinan hal ini disebabkan daun kecibeling merupakan diuretik kuat sehingga dapat menimbulkan iritasi pada saluran kemih. Akan lebih tepat bagi mereka jika menggunakan daun kumis kucing (Ortosiphon aristatus) yang efek diuretiknya lebih ringan dan dikombinasi dengan daun tempuyung (Sonchus arvensis) yang tidak mempunyai efek diuretik kuat tetapi dapat melarutkan batu ginjal berkalsium.
"Efek toksik obat herbal bisa dihindari jika cara pemakaian benar dan sudah diuji praklinik dan uji klinik, seperti dilakukan pada obat konvensional," kata Direktur Pusat Teknologi Farmasi dan Medika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Rifatul Widjhati, Minggu (16/9) di Jakarta. Untuk menghindari ekses pada obat herbal, Badan POM mendorong uji khasiat dan keamanan sebelum obat herbal dapat izin edar. Hingga kini, jumlah obat herbal terstandar 19 produk dan fitofarmaka baru 5 produk.
Standardisasi obat herbal lebih tepat dilakukan jika diterapkan kaidah "Cara yang Benar" pada proses pembibitan hingga produksi. "Dalam rangka harmonisasi obat tradisional tingkat ASEAN, pemerintah perlu melakukan standardisasi obat herbal untuk menjamin mutu dan keamanan produk, di antaranya diuji toksisitasnya dan uji klinik," ujar Charles Saerang, Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia.
Pengusaha jamu Irwan Hidayat menambahkan, sejauh ini mayoritas perusahaan jamu telah memproduksi jamu berdasarkan referensi berstandar internasional sesuai dengan aturan Badan POM. "Jika ada obat herbal di luar referensi, bisa diuji toksisitasnya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen," kata Irwan. (SMSMS)
kompas.co.id
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=120307
|
|
comments (0)
|
Hari ini hujan lebat banget!!!
apalagi sore-sorenya....
Wahhh...enak banet klo bdingin-dinginan di bawah selimut... Bentar aja pasti udah terlelap
Ga ada yang spesial di hari minggu kali ini. ga keluar rumah sama sekali.. Sepi banget.
Mak Blom pulang...
KANGEN MAK DAKU!!!!
SUMPAH KANGEN BNER
Walaupun sering dimarahin, tapi Daku sayang bangeeet sama emak...
MAk, cepetan pulang dong...
Oh ya, sore ini, ada beberapa anak kecil yang lari-larian mandi hujan di depan rumah.. Gundul-gundul, tanpa busana pula.. Wah... HAHAHAHA...
Pengen ikutan tapi inget umur dah tua dan ingat norma2 yang berlaku di masyarakat. hehehe....
jadi inget penggalan lirik lagu kesukaan teman:
Feel the rain on your skin
No one else can feel it for you
Only you can let it in
No one else, no one else
Can speak the words on your lips
Drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where your book begins
The rest is still unwritten.......
Hujan itu...
Romantis
cantik
Sendu...............
Love hujan so much!!!!

|
|
comments (4)
|
PerhatiKan Iklan di atas!!!!
Watch bner-bner!!! Liahat point CUMA TAMBAH Rp.3636,-
sekilas, klo gak dipratiin, tampak klo makanan itu harganya Rp.3636,-
Gini nih ceritanya..
Sebelum latian Tekwondo, saya pergi ke salah satu pusat perbelanjaan di Palembang bersama seorang teman. Yah, sempat muter-muter lah!!! Eh.... di Lantai 2 ada iklan yang tampak seperti gambar di atas. dasar pelit dan gak mau kluar uang banyak, kami masuk ke resto yg menayangkan iklan tersebut. KAmi pesan makanan yang di maksud dengan pedenya.. Truss apa yang di bilang kasir???
"Rp.40.000,-, mbak"
Kami pun lama bengong, mau dibatalin gak bisa. Yah dengan berat hati saya makan.... Padahal cuma segini:
Sumpah!!! jadi nek makan kentang
|
|
comments (0)
|
temen2 se-geng....
saya rindu kaliaaaannnn!!!!!!
|
|
comments (0)
|
Knapa sei mau ikut tekondo???
-> gak tau
Doyan olahraga?
->enggak
Musik?
->suka
Kapan aja latian tekwondo?
->selasa Sabtu
Apa motivasi ikut tekwondo?
->nendang
pernah ada korban?
->nnngggg...blom, mdh2an jangan...
BTW, dah sabuk apa nih??
->Ijo
Rencananya mau sampe sabuk apa?
->item... (wakakakakakak)
Siapa yang paling memotivasi kamu buat latian?
->yaaaa.... temen2 donk!!!
sekian, tq, Seii...
Semangat???
(menyemangati diri)
|
|
comments (0)
|
Yuhuuuuu....
weekend emang ditunggu-tunggu...
tapi gak ada Mak saya di rumah.. Jadi sepi deh!!! Maaaaaakkk!!! cepetan pulang donk!!!
|
|
comments (1)
|
:o
This is Saturday...
Libur nih...
Ada acara Pensi sih di Kampus. Tapi saya berhalangan hadir.rolleyes... Ibu lagi keluar kota, jadi, sementara saya yang handle pekerjaan rumah. Itung-itung latian dulu jadi Ibu rumah tangga.
Jadi seharian ini, saya beresin rumah.. nyapu, ngepel, cuci piring, dll. Ehmmm.. masak juga loh.. tapi.. kali ini bisa dibilang masakan saya sukses.. rasanya gak aneh.. dan yang paling penting, GAK BIKIN SAKIT PERUT...
HAHAHAHAHA